Yudha Jordan Lulusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya yang suka menulis tentang dunia arsitek, desain, bangun rumah dsb. Saat ini memiliki perusahaan konstruksi PT. Jordan Artha Perkasa dan Jasa Desain Arsitek Japdesain yang berlokasi di Jogja.

7 Alasan Kenapa Harus Investasi Tanah

2 min read

Kenapa harus investasi tanah

Salah satu alasan kenapa harus investasi tanah adalah karena harga tanah yang kian meningkat setiap tahunnya. Bahkan, harga tanah disebut jarang sekali mengalami penurunan.

Investasi tanah bisa disebut sebagai salah satu investasi yang sangat menggiurkan.

Atas alasan itulah mengapa kini semakin banyak pelaku bisnis yang tertarik menggunakan dana yang dimiliki untuk membeli sebidang tanah.

Selain itu, investasi properti berupa tanah tentu masih memiliki banyak keuntungan lainnya.

Lantas, apa saja alasan kenapa investasi tanag tidak boleh dilewatkan?

Alasan Kenapa Harus Investasi Tanah?

1. Kenaikan harga tanah cukup tinggi

Kenaikan harga tanah

Salah satu faktor yang membuat Anda harus investasi tanah atau rumah adalah kenaikan harga yang tinggi.

Dalam satu tahun, rata-rata kenaikan harga tanah dapat menyentuh angka 20 – 25%.

Artinya, hanya dalam waktu 4 – 5 tahun saja harga tanah bisa mencapai 2 kali lipat dibandingkan harga awal.

Bahkan, kenaikan harga tanah bisa lebih tinggi jika tanah yang Anda miliki berada di kawasan yang strategis.

Misalnya tanah yang berada di kawasan dekat dengan akses jalan atau transportasi.

Kenaikan harga tanah yang cukup tinggi inilah yang membuat investasi tanah tidak boleh dilewatkan begitu saja.

2. Bisa dikelola menjadi bisnis lain

Saat Anda berinvestasi tanah, pertimbangan untuk memilih investasi tanah kebun atau sawah sangatlah dianjurkan.

Pasalnya, jenis tanah tersebut bisa Anda kelola kembali menjadi peluang usaha lain di atas tanah garapan tersebut.

Dengan begitu, maka tanah tidak hanya menjadi investasi pasif.

Contohnya jika Anda memutuskan untuk berinvestasi tanah kebun, maka Anda dapat mengelola tanah tersebut sebagai perkebunan buah.

Pilih jenis buah yang cocok dengan kondisi tanah tersebut dan potensial untuk menghasilkan keuntungan.

Namun, perlu diingat bahwa jenis tanah yang akan Anda beli harus cocok dengan jenis usaha yang akan dilakukan.

Baca juga : Daftar Pertanyaan Sebelum Membeli Rumah, Jangan Salah!

3. Tingkat likuiditas yang rendah

Jika dibandingkan dengan berbagai jenis investasi yang ada saat ini, investasi tanah termasuk memiliki

nilai likuiditas yang rendah.

Artinya, Anda bisa mendapatkan dana cair secara cepat dari investasi tersebut.

Tingkat likuiditas yang rendah berkaitan dengan harga tanah yang tinggi.

Tingginya harga tanah membuat Anda membutuhkan waktu yang lebih lama sampai akhirnya dapat menjual tanah yang diinvestasikan tersebut sampai mencapai harga yang diharapkan.

4. Cocok untuk investasi jangka panjang

Investasi jangka panjang

Investasi tanah kavling memiliki sifat likuiditas yang rendah.

Nah, hal yang perlu ditekankan adalah harga tanah hampir bisa dipastikan selalu mengalami peningkatan.

Kenaikan harga tanah juga bisa dibilang lebih tinggi dibandingkan harga properti lainnya dari tahun ke tahun.

Maka dari itu, tanah sangat cocok dijadikan sebagai sarana investasi jangka panjang. Terutama untuk tujuan finansial yang lebih dari lima tahun ke depan.

Namun, pastikan untuk membuat perencanaan yang baik jika ingin menjualnya mengingat penjualan tanah membutuhkan waktu berbulan-bulan.

Menjual tanah secara mendadak hanya akan membuat harganya menjadi tidak optimal.

5. Tidak membutuhkan banyak perawatan

Berbeda dengan jenis investasi lainnya, investasi tanah justru hampir tidak perlu mendapatkan perawatan khusus.

Hal ini tentu sangat menguntungkan karena Anda tidak perlu direpotkan untuk membayar biaya perawatan berkala seperti pada jenis investasi properti lainnya.

Biaya perawatan tanah dapat dikatakan sangat minim. Pasalnya, Anda hanya perlu pagar untuk membatasi wilayah tanah Anda dengan tanah milik orang lain.

Penggunaan pagar bertujuan sebagai tanda bahwa tanah tersebut mempunyai status kepemilikan.

Selebihnya, Anda hanya perlu memastikan kelayakan tanah sebelum menjualnya kembali.

6. Keamanan tanah lebih terjamin

Saat menjalankan investasi emas atau saham, masih ada risiko kehilangan yang harus Anda tanggung.

Namun, risiko tersebut tidak akan Anda rasakan saat memutuskan untuk berinvestasi tanah.

Ya, keamanan yang sangat terjamin inilah yang menjadi salah satu alasan kenapa harus investasi tanah.

Keamanan objek dan nilai tanah sangatlah terjamin.

Bahkan, saat terjadi bencana alam sekali pun instrumen investasi ini tidak akan berubah selama Anda mempunyai surat kepemilikan tanah yang lengkap.

Jadi, tidak heran jika nvestasi tanah disebut paling aman diantara investasi lainnya.

7. Aset yang semakin langka

Tanah memang dapat dikatakan sebagai aset yang langka. Hal ini berkaitan dengan ketersediaan lahan yang semakin berkurang.

Baik karena pembangunan perumahan, jalan, atau pembangunan fasilitas lainnya. Maka dari itu, investasi tanah bukan investasi yang sembarangan karena tidak semua orang bisa memilikinya.

Apalagi untuk beberapa tahun ke depan dimana jumlah penduduk akan terus mengalami peningkatan dan kebutuhan akan tanah pun semakin naik.

Dengan semakin langkanya sebidang tanah, maka harganya pun bisa semakin melambung tinggi. Artinya, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang besar.

Alasan kenapa harus investasi tanah tersebut tentunya membuat Anda semakin tertarik untuk mulai menginvestasikan dana di bidang properti tanah.

Dengan banyaknya keuntungan yang ditawarkan, maka tidak ada alasan lagi bagi Anda untuk menunda rencana membeli tanah sebagai investasi.

Demikian pembahasan artikel mengenai investasi tanah dari Japdesain.

Terima kasih

Yudha Jordan Lulusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya yang suka menulis tentang dunia arsitek, desain, bangun rumah dsb. Saat ini memiliki perusahaan konstruksi PT. Jordan Artha Perkasa dan Jasa Desain Arsitek Japdesain yang berlokasi di Jogja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *