Yudha Jordan Lulusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya yang suka menulis tentang dunia arsitek, desain, bangun rumah dsb. Saat ini memiliki perusahaan konstruksi PT. Jordan Artha Perkasa dan Jasa Desain Arsitek Japdesain yang berlokasi di Jogja.

Rangka Atap Baja Ringan: Merk, Harga & Tips Memasang

3 min read

Rangka Atap Baja Ringan

Saat ini, banyak orang yang memmbangun rumahnya dengan menggunkan atap baja ringan. Bukan berarti atapnya menggunakan baja, namun hanya bagian rangka atapnya saja.

Rangka atap baja ringan menjadi solusi modern karena dinilai lebih awet terhadap waktu dan harganya lebih murah.

Baja merupakan bahan yang cukup kokoh karena bentuknya yang keras dan bisa menopang beban yang berat, contohnya atap.

Rangka ini bisa menggantikan rangka kayu. Rangka kayu bisa termakan rayap dalam kurun tahun tertentu.

Berikut ini adalah jenis, kelebihan dan kekurangannya.

Rangka Baja Atap Ringan

Merk Rangka Baja Ringan
Merk Rangka Baja Ringan

1. Kaso

Namanya hampir sama dengan jenis rangka kayu yang dipasang di rumah pada umumnya.

Tipe kaso menjadi rangka utama atau kaki utama dari sebuah konstruksi atap.

Kadang, kaso juga dijadikan sebagai tiang utama penopang dari struktur atap itu sendiri.

Rangka kaso terbagi ke dalam dua profil. Profil pertama disebut kaso W yang ukurannya besar. Sementara satu lagu disebut kaso C yang lebih kecil dari kaso W.

Harga baja kaso bisa sangat beragam tergantung dari merk, panjang, dan ketebalan bajanya. Semakin tebal, maka semakin mahal.

Jika ukuran rumah Anda tidak terlalu besar, maka hanya sedikit bagian rangka kaso yang akan diperlukan. Untuk itu, hindari membeli rangka kaso terlalu banyak.

Rangka kaso baja lebih tahan lama sebagai penopang sehingga Anda tidak perlu mengganti struktur atap hingga puluhan tahun.

2. Reng

Rangka reng disebut juga sebagai rangka profil B. Reng merupakan bagian yang lebih kecil dari kaso.

Untuk bagian rumah yang terbiasa menggunakan struktur tradisional, reng baja akan menggantikan bambu-bambu yang nantinya akan menopang atap atau genteng yang dipasang.

Anda akan membeli reng dalam jumlah yang lebih banyak daripada kaso.

Anda juga tak perlu menunggu waktu lama untuk memasang reng karena baja tidak perlu direndam terlebih dahulu.

Reng memiliki banyak bentuk yang nantinya akan disesuaikan dengan jenis atap yang akan dipasang.

3. Taso

Taso adalah bagian baja ringan yang bentuknya seperti huruf A.

Ukurannya jauh lebih kecil ketimbang kaso dan reng karena nantinya akan digunakan untuk mengikat reng.

Taso berguna untuk mengokohkan struktur rangka atap baja ringan sehingga tidak mudah roboh.

Karena ukuran dan ketebalannya paling minimum, maka harga taso di pasaran jauh lebih murah.

Hanya saja, Anda tak memerlukan taso dalam jumlah lebih banyak ketimbang reng.

Taso juga digunakan untuk mengikat struktur kuda-kuda pada atap sehingga atap tidak miring saat diletakkan.

Kelebihan dan Kekurangan Rangka Atap Baja Ringan

Rangka Atap Baja Ringan
Rangka Atap Baja Ringan
  1. Lentur, namun kuat

Sifat baja yang satu ini tampaknya menjadi keunggulan rangka atap baja ringan.

Baja memiliki tingkat kelenturan yang baik sehingga bisa menyerap sinar matahari dan mudah dibentuk.

Di saat yang sama, baja merupakan material yang sangat kokoh sehingga tidak terpengaruh cuaca.

  1. Instalasi mudah

Anda tidak perlu menunggu waktu lama dalam pemasangan struktur baja.

Pasalnya, rangka atap baja ringan limasan bisa langsung dipasang sesuai dengan rencana desain.

Berbeda dengan kayu yang harus terlebih dahulu dipelitur dan direndam obat anti rayap agar jauh lebih awet.

  1. Anti karat

Baja merupakan material yang anti karat, tidak seperti besi. Meskipun terkena basah akibat rembesan atap, baja tidak akan terpengaruh dengan hal itu.

Anda tidak perlu mengecatnya terlebih dahulu untuk mencegah keropos. Selain hemat dana, Anda juga menghemat waktu pengerjaan.

  1. Awet

Bukan rahasia lagi jika rangka baja merupakan material yang awet. Meskipun bertahun-tahun lamanya, baja tidak berkarat dan juga tidak mudah keropos.

Bahkan cuaca ekstrim pun tidak akan mempengaruhi struktur baja. Anda bisa memakai baja yang sama jika ingin mengubah atap.

  1. Harus dipasang oleh pekerja profesional

Tidak semua pekerja bangunan memahami dalam pemasangan rangka baja ringan untuk struktur atap. Meski mudah, namun bagian tertentu membutuhkan teknik khusus.

Baja juga bisa menghantarkan listrik sehingga harus dengan hati-hati agar tidak terpengaruh listrik.

  1. Harga lebih mahal

Kekurangan dalam pemakaian atap baja adalah harganya yang lebih mahal daripada kayu. Namun Anda bisa menganggap ini sebagai modal awal.

Karena di jangka waktu beberapa tahun ke depan, Anda tidak perlu mengganti struktur rangka karena baja lebih awet.

Baca juga : Genteng Baja Ringan: Kelebihan, Kekurangan, Jenis & Harga

Tips Memasang Rangka Atap Baja Ringan

Tips Memasang Rangka Atap Baja Ringan
Tips Memasang Rangka Atap Baja Ringan
  1. Kuda-kuda harus terpasang dengan benar

Kuda-kuda merupakan struktur utama dari rangka atap. Untuk itu, rangka atap baja ringan setengah kuda-kuda harus terpasang dengan benar.

Jika pemasangannya lemah, maka reng tidak akan berjalan lancar. Reng ikut kendor dan hal ini memiliki potensi atap rumah yang mudah roboh.

  1. Baja tidak boleh terkontaminasi

Meskipun baja tahan dengan karat, namun bukan berarti bisa terkontaminasi dengan bahan kimia lainnya.

Anda harus memastikan baja tidak terkena dengan adonan semen atau air kotor yang tercampur semen.

Jika hal itu terjadi, akan ada reaksi kimia yang mempengaruhi kualitas saja.

  1. Baja harus terlindung panas

Pastikan Anda mendapatkan baja dari toko material baja yang terlindung dari panas sinar matahari langsung.

Setelah itu, pengerjaan struktur rangka atap baja ringan pun tidak boleh terlalu lama. Rangka akan terekspos matahari dan membuatnya menjadi lebih rentan rusak.

  1. Tidak terkena asam

Cairan yang bersifat asam sangat memungkinkan menjadi korosi pada baja.

Maka dari itu, Anda perlu menjauhkan baja ringan dari cairan bersifat korosif ini.

Larutan bisa membuat lapisan anti karat yang ada pada baja mengelupas. Hal itu akan mempengaruhi kualitas rangka.

  1. Jangan sampai tergores

Saat melakukan pemasangan rangka, jangan sampai rangka baja tergores oleh alat-alat bangunan.

Goresan yang dalam bisa mengakibatkan lapisan dalam baja menjadi terekspos.

Setelah itu, bagian dalam bisa bereaksi dengan oksigen dan malah menimbulkan karat.

  1. Hindari pengerjaan di musim pancaroba

Musim pancaroba menjadi sulit bagi Anda memprediksi hari hujan dan panas. Cuaca yang tak menentu bisa mempengaruhi kualitas baja ringan.

Itu sebabnya, mulailah pengerjaan di musim kemarau sehingga struktur atap menjadi lebih cepat selesai.

Harga Rangka Atap Baja Ringan

  • Kaso 0,6mm : Rp110,000,00/ 6m
  • Kaso 0,7mm : Rp115.000,00/ 6m
  • Kaso 1,0mm : Rp165.000,00/ 6m
  • Reng 1,0mm : Rp150.000,00/ 6m
  • Reng 0.4mm : Rp55.000,00 / 6m
  • Taso 0.4mm : Rp55.000,00/ 6m
  • Taso 1mm : Rp135.000,00/ 6m

Pemasangan rangka atap baja ringan tidaklah sulit selama Anda mengandalkan jasa profesional.

Pengerjaannya sangat mudah, menghemat biaya dan juga waktu.

Baja juga terkenal awet bertahun-tahun sehingga Anda tidak perlu khawatir dengan renovasi atap dalam kurun waktu lama.

Demikian pembahasan mengenai rangka atap baja ringan untuk bangunan dari Japdesain.

Terima kasih

Yudha Jordan Lulusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya yang suka menulis tentang dunia arsitek, desain, bangun rumah dsb. Saat ini memiliki perusahaan konstruksi PT. Jordan Artha Perkasa dan Jasa Desain Arsitek Japdesain yang berlokasi di Jogja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *