Salah satu solusi rumah tangga yang menjadi tren saat ini adalah dengan hadirnya alat penghemat listrik. Alat ini sangat membantu untuk menghemat pengeluaran.
Fungsi utamanya adalah menstabilkan arus pada colokan pertama sehingga watta yang digunakan tidak terlalu besar.
Banyak yang bertanya alat penghemat listrik apakah benar bisa mengurangi beban daya rumah tangga?
Selama alat yang digunakan sesuai dengan jenis rumah tangga, maka alat bisa bekerja dengan baik. Berikut ini adalah tips memilih alat listrik dan beberapa alat yang dijual di pasaran.
Tips Memilih Alat Penghemat Listrik
1. Lihat beban rumah tangga
Setiap rumah tangga memiliki beban listrik yang berbeda-beda. Semakin besar atau semakin mewah sebuah hunian, maka semakin tinggi juga beban yang dipakai.
Sebelum membeli alat, maka Anda harus mengetahui terlebih dahulu seberapa besar beban listrik rumah tangga Anda.
Jika beban yang dipakai di rumah Anda cukup besar, sebaiknya pilih alat penghemat listrik yang menjadikan angka wattnya sesuai dengan aslinya.
Jadi alat tidak bertindak sebagai power saver, namun menjaga kestabilan saat colokan awal. Efisiensinya bisa mencapai 40% dari sebelum pemakaian.
2. Pilih brand yang terpercaya
Apapun produk yang Anda beli, Anda selalu menginginkan kualitas yang terbaik bukan? Hal ini juga berlaku ketika Anda memilih sebuah alat power saver.
Pasalnya, saat ini banyak sekali barang yang beredar tidak sesuai dengan standar keamanan dan malah membahayakan kondisi sambungan listrik.
Pastikan pilihan Anda jatuh kepada brand yang sudah terpercaya dalam menciptakan sebuah alat power saver.
Produk yang sudah populer tentuya memiliki pelanggan yang sudah menguji alatnya.
Hindari membeli produk impor tanpa standar karena berbahaya dan hanya menghabiskan uang.
3. Mencari testimoni sebelum membeli
Testimoni dari pembeli adalah hal yang akan sangat membantu Anda dalam memutuskan pembelian produk.
Maka dari itu, carilah testimoni dari orang yang sudah menggunakan produk power saver. Anda bisa bertanya ke rekan-rekan Anda atau mencarinya di internet.
Biasanya, produk power saver yang dikeluarkan oleh perusahaan dengan merk terpercaya akan menampilkan informasi dan testimoni dari pelanggan di website.
Cari tahu website resminya dan carilah bagian testimoni. Selain keputusan merk, hal ini perlu dilakukan untuk memilih tipe alat.
4. Konsultasikan dengan teknisi listrik
Karena alat ini menyangkut keselamatan Anda juga, maka ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu tentang hal ini dengan teknisi listrik.
Mereka biasanya ada sebagai staf toko yang akan membantu Anda dalam memilih alat yang tepat sesuai dengan kebutuhan.
Yang pasti, Anda harus menyiapkan informasi terkait dengan konsumsi listrik harian atau bulanan.
Dari informasi tersebut, teknisi bisa menyarankan produk mana yang cocok sesuai dengan keluhan.
Ada pelanggan yang bermasalah di perhitungan awal saat mencolok perabot, ada juga konsumsi yang terlalu boros.
5. Cari tahu keunggulan dan kekurangan produk
Setiap produk pasti memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Hal inilah yang perlu Anda cari tahu dari alat penghemat listrik.
Pada umumnya, cara kerja alat penghemat listrik hampir sama yakni dengan mengurangi beban.
Namun ada benefit yang bisa jadi tidak didapatkan di produk lain.
Salah satu keunggulan dari alat yang umumnya ditawarkan adalah garansi dalam jangka panjang.
Ada yang garansinya hingga 5 tahun dan ada juga yang hanya 1 tahun.
Belum lagi alat yang dijual dengan murah, namun kualitasnya sangat berbeda jauh dengan produk di harga rata-rata.
Baca juga : Daftar Harga Listrik per KWH Terbaru & Tips Menghematnya
6. Cari produk yang bergaransi
Alat untuk menghemat listrik ini masih menjadi bagian alat elektronik. Untuk bisa hidup dan berfungsi, alat akan dicolokkan ke sumber listrik.
Untuk itu, sangat penting bagi Anda agar memilih produk yang memiliki cakupan garansi yang panjang.
Hal ini berhubungan dengan kualitas alat dan layanan yang akan diberikan oleh pabrikan.
Produk dengan garansi yang resmi membuat pengguna merasa lebih aman memakainya.
Tanyakan pula bagaimana Anda bisa mengklaim garansi alat dan tanggungan mereka terhadap kerusakan.
7. Pilih produk secara offline
Memilih produk secara offline akan lebih meyakinkan Anda sekian persen lebih baik daripada membeli online. Pembelian offline membuat Anda puas dalam memilih produk.
Di toko tak hanya terdiri dari banyak varian dalam satu brand, namun juga beragam brand yang menggiurkan.
Selain itu, pembelian offline juga membuat Anda bisa berdiskusi dengan penjual atau teknisi yang ada di sana.
Konsultasi secara offline juga dinilai lebih puas daripada dilakukan secara online. Kunjungilah toko yang terpercaya dalam hal ini.
8. Pastikan bukan refurbished
Jual beli barang yang bersifat refurbished marah terjadi di pasaran.
Barang refurbhised artinya adalah barang rakitan yang tampil dalam desain atau casing asli. Sebagian penjual yang nakal malah menjualnya sama seperti dengan harga asli.
Bagaimana cara berhati-hati? Kunjungi toko yang memang memiliki lisensi dalam penjualan alat untuk penghematan listrik.
Selalu tanyakan garansi resmi, bukan hanya garansi toko. pastikan juga bahwa Anda telah membeli alat yang baru dibuka dari segelnya langsung.
9. Pilih model terbaru
Produk elektronik selalu memiliki dinamika yang berkembang dari waktu ke waktu. Hal ini juga berlaku untuk alat power saver.
Dalam kurun waktu tertentu, pabrikan seringkali mengeluarkan seri terbaru dengan fitur atau kemampuan yang lebih canggih dari sebelumnya.
Pastikan model yang kompatibel dengan kebutuhan Anda adalah model yang terbaru. Model baru memiliki garansi yang lebih baik ketika ada kerusakan.
Setidaknya, bagian detail dari alat memiliki kelengkapan yang terbaru dan lebih mudah dicari daripada model atau seri yang lama.
10. Lakukan riset mendalam
Yang pasti, sebelum membeli alat penghemat listrik maka Anda harus melakukan riset terlebih dahulu.
Anda perlu mencari tahu merk apa saja yang sangat terkenal karena kualitas atau terkenal karena harganya saja.
Dengan begitu, Anda juga tidak tergiur dengan alat yang dibanderol murah.
Berbagai alat tersebut kini sudah banyak dijual secara online. Tak banyak lagi salesman yang menjualnya secara berkeliling.
Anda bisa mencari produk mana yang memang sesuai dengan kebutuhan rumah tangga. Tinjau dari segi kualitas dan budget yang telah Anda siapkan untuk membeli.
Pastikan bahwa Anda hanya mendapatkan alat penghemat listrik di toko yang terpercaya.
Selalu tanyakan garansi ketika membeli dan konsultasikan ke ahli tentang kebutuhan Anda.
Riset produk terlebih dahulu sehingga power saver yang Anda beli sesuai dengan budget dan kebutuhan.
Demikian pembahasan mengenai tips memilih alat penghemat listrik terbaik dari Japdesain.
Terima kasih
