Bagian yang juga penting di suatu bangunan rumah adalah garasi.
Untuk menghindari panas dan hujan di garasi, maka sebaiknya dipasang kanopi atau atap tambahan yang biasanya digunakan di luar rumah yaitu di garasi tersebut.
Keberadaan atap tambahan ini memiliki berbagai macam fungsi seperti untuk memproteksi pada cuaca baik panas ataupun hujan, dan sejumlah faktor eksternal lainnya yang mungkin muncul.
Maka garasi atau pekarangan rumah Anda akan terlindungi, dengan adanya atap tersebut.
Tips Membuat Kanopi Rumah

Dalam memilih atap tambahan di rumah Anda sebaiknya pilih bahan yang awet, tahan lama, dan tahan terhadap segala macam cuaca.
Selain itu, cara pemasangannya pun menjadi salah satu hal yang penting karena jika pemasangannya benar maka atap di luar rumah tak akan mudah rusak.
Nah untuk itu Anda bisa konsultasikan kepada jasa arsitek terdekat untuk membuat kanopi rumah yang sesuai.
Ada dua jenis atap tambahan yang biasanya digunakan di bagian garasi, yaitu kanopi baja ringan atau bisa juga memilih jenis kanopi transparan.
Anda bisa memilihnya sesuai kebutuhan, atau keinginan Anda untuk pemasangan atap tersebut di rumah.
Berikut ini beberapa tips dan cara membuat kanopi di rumah:
1. Hitung Luas Lahan
Langkah pertama dalam membuat atap tambahan di luar rumah yaitu dengan menghitung luas lahannya terlebih dahulu, atau daerah yang nantinya akan ditutup oleh atap tersebut.
Contohnya pada rumah dengan tipe 36 yang biasanya memiliki lahan di depan rumah yang terbuka, dengan luas kurang lebih 30 m2.
Misalnya Anda hanya akan menambahkan atap tambahan di sana, untuk bagian depannya saja.
Apabila ukuran luas halaman/garasinya sekitar 30 m2 maka ukuran atap yang dibutuhkan untuk menutup bagian atas tersebut adalah 3 x 5 = 15 m2.
2. Hitung Bahan yang Diperlukan

Langkah kedua adalah hitunglah bahan apa saja yang nantinya Anda butuhkan untuk pembuatan kerangka, dan berapa banyak bahan yang diperlukan.
Untuk atap yang menggunakan baja ringan biasanya memiliki tingkat ketebalan yang berbeda-beda, dan ukuran panjangnya sekitar 6 m. Berikut ini beberapa proses pemilihan bahannya:
- Untuk Membuat Bagian Tiangnya
Secara umum ukuran tinggi tiang pada atap tambahan ini adalah sekitar 3-4 m. Misalnya Anda akan membuat kanopi yang ukuran tingginya yaitu 3 m saja. Maka gunakanlah dua lapis baja ringan, untuk masing-masing satu tiang.
Supaya tiang ini nantinya lebih kuat dalam menopang berat atap tersebut. Dibutuhkan lagi 1 batang untuk setiap tiang, dengan ukuran tinggi 3 m.
Jumlah dari bahan baja ringan yang diperlukan yaitu 4 batang, masing-masing di ujung kanan dan kirinya.
- Untuk Membuat Rangka Atap
Jarak ideal antara setiap baja ringan adalah sekitar 1 m saja. Maka, kanopi dengan ukuran lebar 3 m memerlukan 1 batang yang nantinya akan disusun menjadi dua bagian, dan dengan cara menyamping untuk menahan dinding rumah.
Ditambah lagi dengan 4 batang dari bahan bahan baja ringan, yang dimana cara penyusunannya adalah dengan cara memanjang.
Apabila jaraknya semakin rapat maka kekuatan dari baja ringan tersebut akan semakin besar.
Perhitungkan juga bagaimana tingkat kemiringan atap dengan melebihkan ukurannya sebanyak beberapa cm, supaya ketika turun hujan airnya tidak akan memancar pada bagian halaman rumah.
Jika panjang halaman yang ditutup dengan atap ini sekitar 5 m maka dibutuhkan 5,5 m baja ringan.
Baca juga : Rekomendasi Motif Keramik Lantai Teras Rumah
3. Hitung Jumlah Atapnya

Untuk membuat kanopi dari bahan baja ringan maka ada beberapa jenis atap yang bisa Anda gunakan seperti misalnya:
- Atap Gogreen
Kelebihan dari jenis atap yang satu ini adalah tak akan berisik dan juga tidak akan menimbulkan panas. Hanya saja kekurangannya yaitu tidak awet atau tahan lama.
- Atap Spandek
Untuk tingkat ketahanan dari jenis atap ini memang lebih kuat dan awet, serta memiliki tampilan yang minimalis. Namun kekurangannya yaitu lebih berisik pada saat turun hujan, dan terasa panas jika matahari sedang bersinar.
- Atap Genteng Metal
Suara yang ditimbulkan dari atap ini tidak terlalu bising dan tidak akan terlalu panas juga, sedangkan untuk tingkat ketahanannya lebih baik antara atap gogreen dan spandek.
4. Menentukan Jarak Reng
Sebaiknya Anda memastikan terlebih dulu jenis atap apa yang nantinya akan digunakan, sebelum Anda menentukan jarak pada reng atap.
Apabila menggunakan atap spandek/gogreen maka jarak rengnya yaitu sekitar 60 cm.
Gunakan jarak reng 40 cm apabila atap yang Anda pilih adalah atap genteng metal.
Jumlah reng yang diperlukan dalam pemasangan atap memakai genteng metal juga biasanya lebih banyak.
Untuk atap spandek dibutuhkan sekitar 5 batang reng, dengan panjang 1 batangnya yaitu 6 m dan ukuran lebarnya adalah 3 m. Untuk satu batang rengnya bisa dibagi kembali menjadi dua bagian.
Apabila luas lahan di garasi rumah Anda adalah 3 x 5 = 15 m2 maka perkiraan jumlah reng dan baja ringan untuk pembuatan rangka, adalah 5 batang untuk jumlah reng dan 7 batang untuk jumlah baja ringan.
5. Melakukan Survey pada Harga Bahan yang Diperlukan

Jika sudah ditentukan bahan apa saja yang Anda perlukan, inilah saatnya untuk mengecek harga dari bahan-bahan tersebut.
Bandingkan harga di toko matrial yang satu dengan yang lainnya, dan pertimbangkan juga soal kualitas bahan tersebut.
Pilihlah kualitas bahan yang lebih baik, walaupun harganya tinggi tetapi sebanding dengan kualitasnya. Bisa juga dengan menentukan jenis bahan yang dibutuhkan, dengan bajet yang dimiliki saat ini.
Untuk jenis kanopi baja ringan biasanya bisa dipasang sendiri walaupun bukan oleh profesional.
Namun waktu pengerjaannya bisa lebih lama dibanding jika Anda memasang menggunakan tenaga tukang.
Demikian pembahasan artikel tentang tips membuat kanopi rumah yang bisa Anda contoh dari Japdesain.com.
Terima kasih
