Yudha Jordan Lulusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya yang suka menulis tentang dunia arsitek, desain, bangun rumah dsb. Saat ini memiliki perusahaan konstruksi PT. Jordan Artha Perkasa dan Jasa Desain Arsitek Japdesain yang berlokasi di Jogja.

Genteng Kayu: Hadirkan Nuansa Alami di Rumah

3 min read

Genteng Kayu

Untuk membuat atap rumah, sebenarnya ada banyak jenis genteng yang dapat diaplikasikan, seperti genteng asbes, aspal, seng, beton, kaca, tanah liat, keramik, dan kayu.

Di antara beberapa jenis atap rumah, genteng kayu termasuk pilihan yang unik untuk mempercantik exterior rumah Anda.

Memang penggunaan genteng berbahan kayu tidak begitu banyak, layaknya genteng tanah liat atau seng terutama di daerah yang beriklim tropis.

Mungkin beberapa orang menganggap penggunaan atap kayu mudah lapuk jika terkena hujan. Jadi, perlu hati-hati memilih jenis atap kayu yang tahan lama.

Jenis Genteng Kayu

Jenis Genteng Kayu
Tokopedia

Beberapa orang ragu-ragu dalam memilih kayu sebagai atap rumah mereka karena takut atap kayu tersebut akan lapuk atau termakan rayap.

Seperti yang Anda ketahui bahwa atap kayu ada beberapa jenis sehingga memiliki daya tahan yang berbeda.

Demi mendapatkan genteng rumah yang cantik dan juga tahan lama, maka Anda perlu mengetahui beberapa jenis genteng berbahan kayu.

Di antara semua jenis genteng, genteng bahan kayu ini adalah yang paling memiliki kesan tradisional dan natural.

Jika Anda suka dengan desain rumah bergaya classic dan ingin menonjolkan kesan menyatu dengan alam, maka genteng kayu lah pilihan yang tepat.

Terlebih lagi, kayu memancarkan aura yang hangat di sekitar rumah Anda.

Anda dapat mempertimbangkan jenis-jenis atap kayu berikut ini untuk melengkapi desain rumah tradisional.

Masing-masing atap kayu memiliki karakteristik dan kualitas yang berbeda. Tak hanya dari segi bahan, namun juga desain atap kayu pun berbeda.

1. Atap Kayu Jati

Siapa yang tidak kenal dengan kayu jati? Bahan yang satu ini menjadi primadona dalam konstruksi bangunan rumah maupun perabot.

Kayu jati terkenal dengan daya tahannya terhadap rayap, jamur, serangga, dan bahan kimia.

Kayu jati juga tidak mudah berlubang dan lapuk, jadi kayu ini sangat awet.

Anda tak perlu khawatir dengan ketahanan kayu jati karena ia tahan terhadap berbagai cuaca. Kayu ini cocok untuk daerah beriklim tropis bahkan ia mampu bertahan di daerah dengan cuaca ekstrim.

Selain atap, kayu jati pun berfungsi sebagai rangka genteng kayu.

Kayu yang bersifat netral ini cocok untuk Anda kombinasikan dengan bahan apa saja. Rangka berbahan kayu ini dapat Anda padukan dengan atap kayu, tanah liat, seng, dan lain-lain.

2. Atap Kayu Cedar

Jenis kayu cedar pun cukup populer, khususnya untuk pembuatan furniture.

Ternyata jenis kayu cedar yang berasal dari pegunungan Himalaya hingga Mediterania ini pun cocok untuk membuat genteng rumah.

Sebab, atap cedar ini tahan terhadap hujan maupun cuaca dingin.

Daya tahannya yang cukup tinggi terhadap cuaca dingin hingga -25°C dan serangan ngengat, membuatnya cocok sebagai bahan lemari, atap rumah, maupun rangka atap.

Karakteristik unik dari atap kayu cedar adalah kemampuannya dalam menyerap bau dan kelembaban.

3. Atap Kayu Pinus

Satu lagi jenis kayu yang dapat Anda gunakan sebagai atap rumah ialah pinus.

Banyak tukang kayu yang memanfaatkan kayu pinus untuk membuat perabot, atap rumah, daun pintu, hingga rangka atap karena pinus relatif tahan lama, ringan, dan lebih murah daripada kayu jati.

4. Atap Kayu Cemara

Pohon cemara yang tumbuh tinggi menjulang ini tak hanya cantik sebagai dekorasi natal atau bahan pengobatan alternatif, tetapi juga dapat berfungsi sebagai atap rumah.

Atap cemara cukup ringan dan mempunyai permukaan yang lembut sehingga mudah untuk Anda pasang.

5. Atap Kayu Ulin

Bukan hanya kayu jati saja yang termasuk sebagai kayu kuat, kayu ulin pun cukup awet dan juga mampu bertahan hingga puluhan tahun.

Uniknya, kayu ulin ini juga tahan terhadap air laut.

Dalam bidang konstruksi, pemanfaatan kayu ulin adalah sebagai atap genteng kayu, daun pintu, jendela, tiang panca, lantai papan, jembatan, hingga bantalan kereta api.

Masih banyak lagi kegunaan kayu ulin, khususnya dalam pembuatan furniture dan bahan bangunan.

Baca juga : Harga Bata Ringan, Jenis, & Tips Memilih Bata Ringan

Kelebihan Genteng Kayu

Kelebihan Genteng Kayu
Tokopedia

Walaupun penggunaan atap kayu tidak sebanyak atap tanah liat atau material lainnya, atap kayu ini ternyata mempunyai keunggulan.

Bagi Anda yang masih ragu untuk menerapkan atap kayu di rumah, perlu mengetahui beberapa kelebihan dari genteng berbahan alami ini.

1. Insulator

Kayu adalah jenis bahan insulator yakni tidak dapat menghantarkan arus listrik.

Sifatnya yang istimewa ini membuat atap kayu mampu menahan panas dari luar sehingga interior rumah Anda terasa sejuk.

2. Tahan Lama

Atap kayu tak kalah dengan atap yang terbuat dari material lainnya.

Berbagai jenis atap kayu seperti jati, ulin, cedar ini memiliki daya tahan yang sangat tinggi terhadap serangga, kelembaban, sinar ultraviolet, dan cuaca ekstrim.

3. Ramah Lingkungan

Genteng kayu adalah jenis genteng yang ramah lingkungan, karena kayu memiliki sedikit efek terhadap kelestarian lingkungan dan dapat Anda tanam kembali.

Sementara genteng dari bahan pengolahan minyak bumi dapat mempengaruhi kesehatan lingkungan.

4. Nilai Estetika

Tak ada genteng yang memiliki nilai estetika setinggi genteng berbahan kayu ini.

Beberapa kayu memiliki corak dan warna natural yang eksentrik, sehingga dapat menambah keindahan dan nuansa alami di rumah Anda.

5. Perbaikannya Mudah

Apabila terjadi kerusakan pada atap kayu, Anda tak perlu khawatir karena proses perbaikannya cukup mudah.

Anda hanya perlu mengganti lembaran kayu yang rusak dan memasangnya kembali. Anda harus menghubungi tenaga professional untuk melakukannya.

Harga Genteng Kayu

Harga Genteng Kayu
Olx

Mengingat atap kayu ini terbuat dari jenis kayu yang berbeda-beda, maka harga atap kayu pun bervariasi.

Jenis atap kayu jati adalah yang termahal di kelasnya, karena memang kualitasnya yang paling bagus di antara jenis atap kayu lainnya.

Umumnya, atap kayu ini terjual per ikat. Satu ikat bisa berisi sekitar 80 lembar hingga ratusan.

Harga pasaran genteng berbahan kayu ini mulai dari Rp 3.000 per lembar. Untuk pembelian dalam jumlah besar tentu akan lebih murah.

Selain jenis kayu, ketebalan kayu dan bentuk pun turut mempengaruhi harga.

Rata-rata atap kayu yang tersedia di pasaran memiliki ketebalan sekitar 1-2 mm dan 4-5 mm. Panjangnya sekitar 58-60 cm dan lebarnya sekitar 8 cm.

Bentuk atau model dari genteng kayu ini bermacam-macam.

Anda perlu menentukan jenis kayu, model, dan ukuran atap yang sesuai dengan desain rumah Anda sebelum memutuskan untuk memasang atap kayu.

Demikian pembahasan artikel mengenai genteng kayu dari blog Japdesain.

Terima kasih

Yudha Jordan Lulusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya yang suka menulis tentang dunia arsitek, desain, bangun rumah dsb. Saat ini memiliki perusahaan konstruksi PT. Jordan Artha Perkasa dan Jasa Desain Arsitek Japdesain yang berlokasi di Jogja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *