Bata merah telah lama dijadikan sebagai bahan bangunan yang membuat bangunan bisa berdiri kokoh.
Bata merah lebih sering dilapisi dengan semen dan acian agar dinding rumah menjadi lebih halus dan rapi.
Tahukah Anda, pagar rumah bata merah tanpa plester bisa jadi pilihan agar rumah terlihat unik?
Sudah banyak orang yang menerapkannya di rumah mereka, sehingga kesan sederhana dan unik bisa ditampilkan.
Untuk Anda yang tertarik dan sedang mencari desain pagar menggunakan batu bata merah tanpa lapisan plester semen, berikut beberapa desain yang bisa dijadikan referensi:
Pagar Rumah Bata Merah
1. Pagar Batu Bata Merah untuk Taman
Pinterest.com
Memiliki taman di halaman rumah dengan bunga-bunga yang cantik dan memenuhi area halaman memang bisa memanjakan mata.
Desain taman rumah yang tidak dibuat dengan baik bisa mengurangi keindahannya, bahkan bisa terlihat berantakan.
Salah satu cara yang bisa digunakan untuk membuat taman lebih tertata dan terlihat cantik adalah dengan membuat pagar.
Ada banyak jenis dan bahan pagar yang bisa dipilih, salah satunya adalah pagar batu bata merah.
Pagar ini lebih murah jika dibandingkan dengan menggunakan pagar besi, terlebih jika area taman cukup luas.
Anda juga bisa mengombinasikan antara batu bata merah dengan besi di bagian tengahnya. Agar lebih hemat namun masih tetap cantik, Anda tidak perlu melapisi pagar bata dengan plester.
Pasang bata merah serapi mungkin agar saat tidak diberi plester atau adonan semen masih tetap terlihat rapi dan bagus.
2. Pagar Batu Bata Merah Bentuk U
Pinterest.com
Mempertahankan keindahan rumah dengan dekorasi pagar yang tidak terlalu tinggi memang pilihan tepat.
Anda bisa membuat desain pagar rendah dengan bahan batu bata merah tanpa lapisan semen di permukaannya.
Buat pagar bentuk U tanpa kombinasi besi untuk menutup bagian tengah yang kosong.
Agar tidak terlihat sepi, buat area lebih tinggi di balik pagar tersebut untuk dijadikan tempat menanam berbagai macam tanaman hias.
Selain tidak kosong, halaman rumah juga terlihat lebih berwarna-warni atau hijau saja jika Anda memang hanya menanam tanaman yang tidak berbunga atau bunganya kecil-kecil.
di bagian tugu yang lebih tinggi, Anda bisa menambahkan lampu taman sebagai penerangan di malam hari.
Baca juga : 10 Inspirasi Pagar Rumah American Klasik Terpopuler
3. Batu Bata Merah Kombinasi Pagar Besi
Pinterest.com
Desain pagar batu bata merah yang itu-itu saja mungkin sedikit membosankan bagi sebagian orang, dan mungkin salah satunya adalah Anda.
Jika memang bosan, Anda bisa mengombinasikannya dengan pagar besi ulir atau semacamnya.
Agar tidak terlalu biasa-biasa saja, buat desain yang menarik seperti contoh gambar di atas.
Kombinasi keduanya juga akan menciptakan pagar yang sedikit lebih tertutup jika dibandingkan desain bentuk U tanpa besi di bagian tengahnya.
Agar lebih menghemat biaya pembangunan, bagian besi yang ada di tengah lebih sempit dibandingkan bagian pagar batu batanya.
Buat desain bertugu-tugu yang lumayan tinggi, sehingga cocok untuk menutup area halaman rumah yang cukup luas.
4. Pagar Bata Tugu
dekorrumah.net
Mengamankan area rumah bisa dilakukan salah satunya dengan membuat pagar yang cukup rapat.
Untuk membuat pagar yang cukup rapat, pagar tembok merupakan yang paling cocok sekaligus paling murah dibandingkan pagar besi dan kayu.
Agar lebih tertutup, tinggi pagar juga disarankan minimal setengah dari tinggi bangunan rumah.
Jika memilih pagar tembok, Anda bisa membuat pagar dari batu bata merah yang tidak diberi lapisan semen di permukaannya, sehingga tampilan alami bata merah bisa diperlihatkan.
Penataan batu bata merah yang teratur juga menjadi salah satu faktor keindahan pagar rumah.
Untuk itu, Anda bisa membuat tatanan horizontal di keseluruhan bagian pagar dengan area paling atas diisi batu bata merah dengan susunan vertikal.
5. Pagar Batu Bata Rendah Gaya Eropa
roemahbata.com
Pagar rumah gaya Eropa memang kerap dijadikan inspirasi membuat pagar rumah klasik yang kece.
Biasanya pagar rumah gaya klasik Eropa dan Amerika menggunakan bahan kayu dengan tatanan yang khas dan warna monokrom seperti putih.
Pagar tersebut sangat cocok untuk membatasi halaman rumah yang luas dengan area luar rumah.
Selain menggunakan kayu berwarna putih, Anda juga bisa menggunakan bahan batu bata merah yang lebih awet dibandingkan kayu.
Agar ciri khas pagar klasik Eropa tidak hilang, pasang batu bata dengan ketinggian rendah dengan bagian pintu gerbang yang berketinggian sama.
Anda tak perlu melapisinya dengan adonan semen agar kesan alami bisa ditampilkan.
6. Pagar Bata Bentuk U Kombinasi Pagar Besi
Pinterest.com
Selain pagar batu bata merah bentuk U tanpa isian, Anda juga bisa menambahkan besi di tengahnya agar lebih hidup.
Ini cocok jika terdapat bagian tugu yang lebih tinggi sebagai tempat pintu gerbang. Agar lebih cocok dengan konsep rumah batu bata merah, pilih desain pagar besi yang sederhana.
Besi ujung tombak atau besi garis-garis dengan ujung rata bisa menjadi pilihan bagi Anda untuk dikombinasikan dengan pagar batu bata merah tanpa plester.
Pagar bata merah model ini sangat disarankan bagi Anda yang punya rumah dekat jalan raya.
Hal ini ditujukan agar saat kendaraan berlalu-lalang di musim hujan tidak memasukkan air ke dalam area rumah.
Selain itu, rumah juga menjadi jauh lebih tertutup, sehingga sangat cocok untuk tipe rumah yang sering ditinggal jauh maupun penghuni rumah yang menjaga privasi.
7. Pagar Benteng Batu Bata Merah
interiorsherpa.com
Mungkin Anda pernah melihat gaya pagar rumah seperti benteng di rumah-rumah yang memiliki kebun anggur di dalamnya.
Gaya pagar rumah tersebut memang sangat cocok untuk rumah yang di dalamnya terdapat tanaman merambat, seperti markisa dan anggur.
Ini dikarenakan rumah akan jauh lebih rapi karena terdapat tempat yang mendukung pertumbuhan tanaman.
Selain itu, perumahan yang berbatasan dengan perlintasan rel kereta api maupun area lapangan atau pabrik juga kerap memilih desain pagar yang satu ini.
Pagar dibuat tinggi dan rapat tanpa tambahan besi atau yang lainnya di bagian tengah.
Sebagai keamanan, bagian di atasnya dipasangi atap dari besi atau seng agar tidak dapat dimasuki oleh orang yang hendak berbuat kejahatan.
Baca juga : Cantik, Ini 10 Desain Pagar Rumah Klasik Estetik
8. Pagar Rumah Bata Merah Simpel
interunet.com
Penataan bata sesuai alur seperti saat membuat bangunan rumah memang yang paling mudah dilakukan.
Hal ini disebabkan tidak perlunya membuat bagian lubang-lubang yang bisa menimbulkan salah perhitungan dan sebagainya.
Meskipun disusun seperti biasa, pagar bata merah tanpa plester masih tetap cantik dengan adanya bagian yang disusun secara vertikal di bagian atas. Ini menjadi salah satu cara merapikan tampilan pagar rumah dari batu bata.
Anda juga perlu merapikan penambahan semen sebagai perekat batu bata, agar tekstur tembok tetap rata tanpa benjolan yang diakibatkan oleh penambahan semen perekat.
9. Pagar Bata Merah Kombinasi Bata Roster
Pinterest.com
Batu bata merah yang bentuknya hanya persegi panjang akan jauh lebih cantik jika dikombinasikan dengan batu bata roster yang berlubang-lubang.
Selain berlubang-lubang, terdapat batu roster yang memiliki motif pada lubangnya, misal motif belah ketupat dan sebagainya.
Adanya motif pada batu roster akan sangat bagus diaplikasikan bersama batu bata merah untuk pagar rumah.
Agar warnanya serasi, pilih bata roster yang berwarna merah bata. Bata roster bisa dijadikan isian di bagian tengah, sedangkan batu bata merah dipasang mengelilingi batu roster di bagian sisinya.
10. Pagar Pintu Gerbang Melengkung
Pinterest.com
Kreasi lain dari batu bata merah sebagai bahan membuat pagar rumah juga bisa dibuat dari bentuknya.
Salah satu bentuk yang bisa dicoba adalah bentuk melengkung pada pertemuan dua pagar.
Di bagian melengkung tersebut Anda bisa memasang pintu gerbang sebagai tempat masuk area rumah.
Adapun untuk pagar bisa dibuat tinggi dengan bentuk persegi panjang biasa. Anda juga bisa menambahkan pagar besi di bagian lain untuk mengisi area pagar yang kosong. Tanami dengan pohon cemara agar rumah jadi lebih asri.
Meskipun sederhana dan simpel, nyatanya beberapa desain pagar rumah bata merah di atas mampu menciptakan tampilan rumah yang unik dan juga cantik.
Karena mudah ditumbuhi lumut, sebaiknya Anda rajin membersihkan area pagar secara berkala agar lumut tidak menumpuk.
Demikian pembahasan mengenai pagar rumah bata merah dari Japdesain.com.
Terima kasih










